Selain olahraga, para peneliti di Jepang menyebut akupntur telinga telah terbukti bisa menurunkan berat badan, menekan indeks massa tubuh (BMI) serta mengurangi keinginan makan.
Namun teknik akupuntur yang digunakan dalam penelitian ini tidak memerlukan jarum.
Alih-alih menggunakan jarum, teknik akupunktur dalam penelitian ini menggunakan manik-manik logam kecil yang ditempelkan ke telinga luar dengan pita perekat medis.
Merangkum dari New York Post, dokter Klinik F di Tokyo menjelaskan, manik-manik logam ditempelkan pada enam titik di telinga luar untuk menstimulasi saraf dan organ yang mengatur nafsu makan.
Di Jepang sendiri, metode akupuntur telinga sebagai alternatif menurunkan berat badan ini telah digunakan lebih dari 30 tahun.
Penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan Kongres Eropa tentang Obesitas tahun 2023 di Dublin, Irlandia ini mengamati 81 pria yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas selama tiga bulan.
Selain memasang manik-manik akupunktur di kedua telinga mereka yang dikenal sebagai akupunktur aurikular, para pria tersebut membuat catatan harian makanan dan diminta untuk mengurangi asupan makanan mereka hingga setengah porsi.
Setelah tiga bulan, para pria tersebut kehilangan rata-rata 10,4 centimeter dari pinggang mereka dan persentase lemak tubuh mereka juga berkurang sebesar 4 persen. BMI rata-rata di antara peserta penelitian juga turun hampir 3 poin.
Para peneliti mencatat bahwa penelitian ini dibatasi oleh jumlah peserta yang tidak banyak dan waktu penelitian yang singkat. Selain itu, para peneliti tidak dapat membuktikan secara pasti bahwa penurunan berat badan disebabkan oleh akupunktur.
Cara kerja metode akupunktur ini belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, teknik ini didasarkan pada keyakinan bahwa kesehatan diatur oleh aliran energi ke seluruh tubuh.
Akupunktur telinga dapat membantu menyeimbangkan sistem endokrin, mengurangi keinginan makan dan memoderasi laju metabolisme tubuh.
Ini bukan kali pertama akupunktur aurikular dipelajari untuk menurunkan berat badan. Sebelumnya, sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Open Gastroenterology dengan 10 partisipan menemukan penurunan berat badan yang signifikan di antara peserta studi yang menerima akupunktur telinga.
Akupunktur memang telah digunakan selama berabad-abad di Asia untuk mengobati berbagai kondisi kesehatan, termasuk penyakit pencernaan, disfungsi seksual, kecanduan obat, nyeri akibat radang sendi, sakit kepala, dan gangguan lainnya.